berhubungan intim di bulan ramadhan

Tips Berhubungan Intim di Bulan Ramadhan

Posted on

berhubungan intim di bulan ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan yang suci. Dimana seluruh umat Islam di seluruh dunia berpuasa dari makan, minum dan berhubungan intim di bulan ramadhan di siang hari.

Meski demikian, menjalankan puasa di bulan Ramadhan tidak berarti anda harus menghentikan seluruh aktifitas seks anda bersama pasangan. Hubungan intim tetap boleh dilaksanakan pada waktu malam hari setelah berbuka puasa sampai sebelum waktu imsak.

Perhatikan ayat,

فَالْآَنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.” (QS. Al Baqarah: 187). Konsekuensi dari dibolehkannya hubungan intim yang berakhir hingga azan Shubuh adalah masih boleh masuk Shubuh dalam keadaan junub.

Kafarat Bercinta di Siang Hari

Hubungan suami istri haram dilakukan pada siang hari saat berpuasa. Jika melakukannya maka puasa menjadi batal dan kedua pasangan dikenakan denda atau kafarat. Yaitu kewajiban memerdekakan seorang budak. Atau jika tidak memungkinkan maka kedua pasangan diwajibkan menggantinya dengan berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Atau dengan memberi makan 60 orang fakir miskin.

Tips Berhubungan Intim di  Bulan Ramadhan

1. Hilangkan rasa bersalah
Banyak pasangan menganggap, berhubungan di bulan Ramadan akan menodai kesucian bulan itu. Hal itu tidaklah tepat, karena seks sendiri merupakan fitrah manusia. Asal dilakukan di waktu yang tepat, seks tak membatalkan puasa. Bahkan agama menyatakan hubungan seks yang dilakukan pasangan suami istri adalah ibadah.
2. Seks instan
Asupan energi yang mungkin berkurang selama bulan puasa membuat badan terasa lemah. Belum lagi kesempatan untuk melakukan hubungan intim juga sangat sempit, maka seks instan atau seks kilat bisa dijadikan solusi. Seks singkat lebih baik daripada tidak melakukan hubungan seks sama sekali.
3. Mandi junub
Dalam agama Islam, seperti dikatakan Boyke, setelah berhubungan, pasangan diwajibkan membersihkan diri dengan mandi junub. Perlu diingat, mandi junub ini dilakukan jika kita hendak melakukan salat wajib. Jadi salah jika ada anggapan kita harus mandi junub sebelum waktu imsak tiba. Lakukan saja mandi junub sebelum salat Subuh tiba.Setelah anda melakukan hubungan sex sebaiknya anda membersihkan diri dengan mandi air hangat saja. Air hangat bisa membantu anda menjadi sedikit lebih segar dan terhindar dari resiko masuk angin.
4. Lakukan dengan niat ibadah
Melakukan hubungan seks pada malam hari saat Ramadhan justru berpahala, karena termasuk ibadah. Karena itu, jangan terbebani dan lakukanlah dengan hati senang dan ikhlas. Anda berdua akan lebih menikmatinya.
5. Atur waktu
Pintar-pintarlah mencari waktu yang tepat melepaskan hasrat karena waktu yang relatif sempit selama Ramadan. Setelah berbuka di sore hari hingga tarawih, Anda masih punya waktu beberapa jam hingga masuk waktu sahur. Manfaatkan waktu ini untuk bermesraan dengan pasangan.
4. Saling mengerti
Anda dan pasangan harus memiliki pikiran yang selaras, tanpa ada keinginan memaksakan kehendak atau menang sendiri. Bila salah satu dari pasangan enggan, pasangan lainnya harus mengerti. Jika hubungan intim suami-istri dilakukan dengan cinta, selain pahala, pasangan bisa menghapuskan dosa-dosa.
5. Makanan yang bergizi & olahraga
Agar tetap fit, konsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang dan rutin berolahraga. Misalnya jogging ringan menjelang berbuka.
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *